Showing posts with label Motivasi. Show all posts
Showing posts with label Motivasi. Show all posts

Sunday, 23 September 2018

,

Hasil gambar untuk comfort zone

Mempunyai tujuan untuk memberikan manfaat adalah salah satu impian yang dapat membuat hidup lebih menyenangkan, terlebih dalam proses nya tersebut, kita akan mendapati diri kita berproses menjadi individu yang lebih dewasa dan mandiri, hal tersebut merupakan sebuah kebanggan yang tidak bisa di ukur oleh apapun

Tapi, apakah kita tahu bahwa hambatan terbesar yang menghalangi mimpi kita terwujud adalah diri kita sendiri. Perasaan malas, takut, khawatir merupakan salah satu penyebab banyak orang menyerah dalam memperjuangkan mimpi mereka bahkan sebelum mereka mencobanya. Perasaan-perasaan tersebut kerap di sebut dengan Comfort Zone alias Zona Nyaman.

Lalu pertanyaanya, apakah kita bisa meraih mimpi kita meski berada dalam zona nyaman? Jawabanya tidak. Mengapa? Zona nyaman merupakan sikap yang membuat seseorang tidak punya gairah untuk melakukan sesuatu di luar kebiasaanya, maka zona nyaman bisa di katakan sebagai lingkaran yang menyesatkan yang dapat membuat kita terkurung dalam kelengahan yang dapat menurunkan kualitas diri. Maka mari kita lihat bagaimana kehidupan kita akan berubah setelah kita membangun keberanian untuk meninggalkan zona nyaman

Kita  akan takut




Meninggalkan zona nyaman bukanlah perkara yang mudah. Bahkan, kadang-kadang bisa sangat menakutkan, dan itu adalah hal yang Sangat lumrah, karena kita memaksakan diri kita untuk melakukan sesuatu yang baru. Rasa takut tersebut merupakan sebuah bagian dari proses yang normal sehingga kita harus menyikapi nya dengan bijak. Yang paling penting kita tidak boleh membiarkan rasa takut itu menjadi belenggu yang menghambat diri kita untuk maju.

Kita  akan gagal

Hasil gambar untuk comfort zone

Keluar dari zona nyaman berarti kita pindah ke wilayah yang belum dipetakan. Kita akan mencoba hal-hal yang belum pernah kita coba sebelumnya, dan mempelajari hal-hal yang belum pernah kita pelajari sebelumnya. Kita bisa analogikan dengan seorang anak yang pertama kali masuk SD, di awal mereka akan kesulitan untuk membaca, menulis, mengenal huruf dan angka, mereka kerap mengalami kegagalan saat belajar itu semua, namun lambat laun mereka belajar dari kegagalan tersebut sampai pada akhirnya mereka dapat menguasinya dengan baik. Jika kita pikirkan lagi, kita semua pasti pernah berada dalam fase itu? artinya sejak kita kecil kita sudah pernah mengalami banyak kegagalan, maka yang harus kita lakukan adalah terus berusaha dan pantang menyerah

Kita akan belajar

Gambar terkait



Kegagalan adalah guru terbaik. Kita akan belajar lebih banyak dari setiap kegagalan daripada kesuksesan yang kita raih, mengapa? Ketika kita gagal, kita akan mencoba mencari tahu dimana letak kesalahanya, kemudian mencoba kembali dengan cara baru sampai mendapatkan apa yang kita inginkan. Maka dari itu, pada dasarnya kegagalan merupakan sebuah guru berharga yang menempa kita untuk berproses menjadi pribadi yang kuat

Kita akan melihat diri kita dengan cara yang berbeda

Gambar terkait

Setelah kita keluar dari zona nyaman, kita akan sadar jika kemampuan yang kita miliki jauh lebih hebat dari apa yang pernah kita pikirkan sebelumnya. Dan itu akan mengubah cara pandang kita saat melihat diri kita sendiri. Sehingga selanjutknya kita akan merasa percaya diri dan terus terpacu untuk melakukan sesuatu yang lebih besar yang sangat jauh dari lingkungan zona nyaman kita sebelumnya

Teman-teman kita akan melihat kita dengan cara yang berbeda

Hasil gambar untuk comfort zone

Diakui atau tidak, setiap orang kerap kali memberikan penilaian terhadap yang lainnya. mereka mempunyai cara padang dan gagasan atas diri kita berdasarkan karakter dan kebiasaan kita sehari-hari. Jika kita pemalas, maka mereka akan mencap kita sebagai pemalas. Jika kita berpikiran sempit, maka mereka akan mencap kita sebagai orang bodoh dan tidak mampu. Tetapi jika kita dapat keluar dari zona nyaman, kita dapat membuktikan kepada orang-orang, bahwa kita mampu melakukan sesuatu lebih dari yang kita tunjukkan di masa lalu. Keyakinan yang meningkat dari orang lain itu akan membawa lebih banyak peluang bagi kita daripada sebelumnya.

Kita  akan mempunyai konsentrasi dan tujuan yang lebih tinggi

Hasil gambar untuk comfort zone

Saat kita berada dalam zona nyaman, sebagian besar tindakan kita adalah kebiasaan: otomatis, bawah sadar, dan membutuhkan fokus terbatas. Tetapi begitu kita keluar dari zona nyaman, kita tidak lagi bergantung pada respons-respons kebiasaan itu. kita dipaksa untuk berkonsentrasi dan fokus pada tindakan baru dengan cara yang tidak pernah kita lakukan saat berada di zona nyaman

Kita akan mengembangkan keterampilan baru

Gambar terkait

Keluar dari zona nyaman mengharuskan kita untuk mengembangkan keterampilan baru. Salah satu dari sekian banyak manfaat yang akan kita alami adalah menjauh dari "kebiasaan" dan mulai mengembangkan kemampuan dan keahlian pada bidang-bidang baru. Tinggal di dalam zona kenyamanan membuat keterampilan kita tidak akan berkembang dan tidak banyak berkontribusi bagi kesuksesan kita. Setelah kita memutuskan untuk melangkah keluar dari zona nyaman, kita akan mempelajari keterampilan baru dan tidak ada batasan seberapa banyak yang dapat kita capai.

Kita akan mencapai lebih dari sebelumnya

Hasil gambar untuk comfort zone

Dengan semua yang terjadi setelah kita keluar dari zona nyaman, kita akan mencapai lebih dari apa yang pernah kita raih sebelumnya
Peningkatan konsentrasi dan Tujuan kita akan membantu dalam mengembangkan keterampilan baru. Keahlian baru itu akan mengubah cara kita melihat diri sendiri dan mendorong kita untuk melangkah lebih jauh dari zona nyaman kita sebelumnya.



Monday, 21 May 2018

,


Dalam beberapa tahun terakhir, industri bisnis indonesia ramai di isi oleh pemain baru berusia muda. Sebut saja Andrew Darwis CEO  dari Kaskus , Achnad Zaky  pemilik Bukalapak,  dan tentu saja Nadiem Makarim sipenggagas Gojek. Sosok mereka menjadi sebuah bukti bahwa untuk membangun bisnis yang sukses tidak harus menunggu sampai usia senja.  Hal ini pula lah yang menjadi motivasi Intan dan Atina, dua bersaudara dibalik Vanilla hijab yang kini sukses menjadi salah satu brand hijab terkemuka di indonesia

Berbeda dengan beberapa sosok di atas yang membangun bisnis dibidang Start up, Intan dan Atina justru memilih hijab sebagai ladang bisnis mereka. Jika di telaah kembali, persaingan fashion muslimah terutama hijab mengalami berkembang sangat pesat sejak beberapa tahun terakhir. Tentu bukanlah hal yang mudah untuk bersaing di tengah kompetitor yang sudah memiliki brand yang kuat dan dikenali pasar. Namun hal tersebut tidak menyurutkan semangat Intan dan Atina dalam membangun bisnis hijab tersebut

Pada awalnya, Vanilla hijab merupakan bisnis yang dikelola sendirian oleh atina, sang adik. Ia sama sekali tidak pernah sekalipun terbesit untuk berkecimpung dalam dunia bisnis. Atina merasa bisnis bukanlah passion nya. atina telah lama bercita-cita menjadi seorang insiyur perminyakan dan hal itu sebagian telah terealisasi dengan dirinya di terima di Institut Teknologi Bandung jurusan Teknik minyak. Namun belum tuntas pendidikan nya tersebut, Atina mengalami Rheumatoid arthritis rematik, sebuah penyakit yang membuat ia tidak bisa berjalan sama sekali selama beberapa waktu. Penyakit Atina tersebut peraktis membuat ia harus berhenti dari semua aktifitas nya, Ia diharuskan beristirahat total dan melakukan rangkaian pengobatan untuk penyembuhan penyakitnya. Dalam kondisi tersebut, ia keluar dari kampus dan menjalani pengobatan yang melelahkan.






Penyakitnya tersebut membutuhkan biaya yang tidak sedikit, perhatian keluarga semua terfokus pada kesembuahan atina.Tak tega dengan kesusahan orang tua, ketika keadaan nya sudah sedikit membaik, ia memutuskan untuk mandiri dengan mulai berjualan hijab, menurutnya hijab adalah bisnis yang mudah dengan segmen pasar yang besar. Ia menjadi reseller dengan menjual hijab dari pasar. Saat itu ia tidak mengeluarkan uang sama sekali karena menerapkan sistem preorder. Bisnis tersebut berkembang perlahan-lahan, dari menjual 1 potong perminggu hingga puluhan potong dalam sebulan. Ia hanya menggunakan instagram sebagai media penjualan. Dulu marketplace tidak sebooming sekarang dan instagram menjadi media yang dianggap paling efektif untuk menjual produknya. Dengan kamera seadaanya, bisnis yang dijalankan Atina perlahan tumbuh semakin besar. Di tahun kedua bisnisnya, ia memutuskan untuk memproduksi sendiri hijab yang ia jual karena permintaan yang semakin banyak.

Pada mulanya, Atina yang awam dan tidak mengerti dunia fashion merasa kesusahaan untuk mewujudkan ide tersebut. Ia tidak memiliki koneksi serta pengalaman, proses untuk membuat rumah produksi tersebut berjalan cukup lama hingga akhirnya ia menemukan beberapa penjahit keliling yang bersedia di pekerjakan.

Setelah membuat rumah produksi sendiri bisnis atina semakin berkembang pesat, intan sang kakak yang awalnya tidak terlibat langsung merasa kasihan pada sang adik yang terlihat kewalahan, akhirnya Intan memutuskan untuk membantu bisnis sang adik hingga kini ia menjabat sebagai CEO Vanilla hijab. Dialah yang bertugas untuk mewujudkan ide dan konsep-konsep dari Atina hingga menjadi produk yang di gemari masyarakat sekarang.

Sampai saat ini tercatat vanilla hijab yang pada mulanya merupakan sebuah bisnis rumahan dan hanya memanfaatkan instagram sebagai media jualan, kini menjadi sebuah perusahaan yang mengantarkan ia menjadi salah satu brand online hijab terbesar di indonesia. Sangking besarnya, vanilla hijab hanya membuka penjualan 3 hari dalam setiap minggu. Ia juga menerapkan batas pembelian agar setiap pembeli kebagian untuk membeli produk. 

Di vanilla, sever yang overload dihari penjualan adalah hal yang biasa. Kini vanilla hijab terus melakukan inovasi dengan menambah produk fashion lain seperti baju, gamis yang semua nya mendapatkan respon pasar yang baik. Dalam 1 bulan, vanilla hijab dapat memperoleh omset 20 miliar. Sebuah angka yang sangat besar untuk perusahaan yang menjual produk dengan hanya mengandalakan penjualan online saja. Ada beberapa hal yang menjadikan vanilla hijab bisa sukses seperti sekarang

Membaca selera pasar

Vanilla hijab selalu konsisten dengan menjual item fashion berwarna pastel bahkan karena hal tersebut tak jarang orang-orang menjuluki produk vanilla sebagai hijab pastel. Warna-warna seperti pink, nude, coklat susu menjadi salah warna yang laku di jual di vanilla hijab. Menurut mereka, wanita pada dasarnya menyukai warna pakaian yang sederhana namun tetap membuat mereka terlihat elegan dan istimewah, dan warna pastel dalam menampilkan kesan seperti itu

Branding yang konsisten



Jika kalian memperhatikan  instagram vanilla hijab, kalian akan menemukan model-model cantik perparas ayu dan fashionable yang menjadi model dari vanilla hijab. Bahkan kebanyakan model nya adalah artis sekaliber natasya rizky sampai selebgram terkenal seperti seorang hamidah. Dan penggunaan model cantik tersebut terbukti meningkatkan reputasi vanilla hijab sebagai sebuah brand hijab yang terlihat exclusive dengan harga terjangkau. Sampai saat ini vanilla hijab di ikuti hampir 1 juta pengguna di akun instagram nya

Managemen langit untuk mendulang berkah


Selain strategi produk dan pemasaran, rupanya atina dan intan adalah pribadi religius. Bagi mereka bisnis yang dibangun saat ini tidak akan berkembang sedemikian pesat seperti sekarang jika bukan atas ijin Allah. Mereka selalu bersyukur atas apa yang mereka terima, bahkan mereka menerapkan peraturan wajib shalat 5 waktu untuk semua karyawan vanilla hijab agar urusan bisnis mereka senan tiasa mendapatkan ridha Allah.

Tentu tidak ada bisnis sukses yang dibangun dengan mudah. Diperlukan usaha dan kerja keras serta komitmen yang besar untuk bisa membuat bisnis yang tengah dirintis menjadi sukses. Seperti halnya sosok-sosok diatas, mereka mengalami banyak trial dan error dalam proses membangun bisnis mereka. Untuk sebagaian orang kegagalan tersebut bisa saja menghentikan langkah mereka, Tapi bagi orang-orang sukses seperti Atina dan Intan dengan vanilla hijab nya, justru mengajarkan kita untuk tidak pernah menyerah dengan keadaan, gagal dan bisnis adalah hal yang biasa, tapi menjadi seorang yang memiliki mental kuat merupakan buah manis dari proses pembelajaran hidup yang sesungguhnya. Dengan mental kuat pantang menyerah, sukses dalam bisnis pasti akan di capai lebih mudah

Sunday, 21 January 2018

,
Image result for respect society

Ada seorang executive muda yang sukses secara karir dan financial, karena uang dan jabatanya nya, ia begitu di segani dan mendapatkan penghormatan yang tinggi dari orang lain. Di sisi itu, ada seorang pria biasa yang bekerja sebagai tukang bersih-bersih di perusahaan tempat pembisnis muda itu kerja, pria itu melakukan pekerjaan kasar seperti menyapu, mengepel, dan membawa teh serta kopi untuk karyawan lain. Pekerjaanya tersebut merupakan posisi terendah di perusahaan, oleh karena itu, pria tersebut selalu di sepelekan dan tidak di hargai.

Orang-orang akan membukuk hormat saat bertemu dengan si executive muda, dan bersikap dingin serta bermuka masam saat bertemu si tukang bersih-bersih. Diskriminasi sikap berdasarkan uang serta Jabatan masih sering kita jumpai pada kehidupan sehari-hari, seakan dunia tempat kita pijak terbuat dari uang dan setiap yang paling memiliki uang, Jabatan serta kekuasaan merupakan sang pemilik tanah, sehingga harus di pandang sempurna tanpa cela.

Bukan kah pada dasarnya, orang-orang beruang dan berkuasa memiliki waktu yang sama, 1 siang serta 1 malam, berpijak pada tanah tuhan yang 1, dan bukanya kehidupan dia saja yang berjalan tapi jutaan insan hidup beriringan selaras dengan nya, seiring waktu yang terus berjalan menuju titik yang sama. Setiap orang merupakan peran utama dari kehidupan mereka masing-masing, bukan saja orang kaya yang berhak memiliki dunia dan segala bentuk penghormatan, tapi dunia ini milik semua makhluk Nya tanpa memandang ras, agama, harta, status dan pekerjaan.

Mungkin pekerjaan menjadi seorang tukang bersih-bersih itu hina, atau menjadi pengayuh becak itu di pandang rendahan, tapi bisa saja mereka lebih mulia dari orang-orang yang menganggap mereka hina. Mereka menjemput rezeki dengan cara yang halal, untuk menghidupi istri serta anak-anaknya, membuat mereka bisa terus hidup, makan, bersekolah serta selalu berikhtiar keras, untuk memberikan kehidupan yang layak untuk keluarganya dengan cara apapun yang mereka bisa..

Saat Tuhan menganggap hamba nya sama, lalu kenapa hambanya memandang yang lain dengan cara yang penuh perbedaan. membedakan dengan hal-hal material dan mengabaikan nilai mulia akhlak seseorang.

Saat kamu tersenyum ramah dan penuh rasa hormat pada orang beruang dan berkuasa, maka berilah senyum itu juga pada mereka yang papa terhadap harta, berilah senyum penuh ketulusan. jangan beri jarak untuk saling bertegur sapa, berbicaralah dengan nyaman, rangkulah serta pandang mereka layak nya sodara. Bukankah indahnya hidup bisa di dapat dari saling mengasihi satu sama lain, sebab sifat saling mengasihi merupakan wujud dari taqwa nya ia pada Tuhan.

Wednesday, 7 January 2015

,

Sering kita lihat kenapa orang bodoh selalu lebih bebas dari pada orang pintar.orang bodoh besok ujian tapi mereka justru sibuk main,shopping atau asik katawa ketiwi dengan gedget nya.lain dengan orang pintar yang duduk di sudut kamar berkutat dengan buku yang berserakan disana sini.orang bodoh jika di tanya tentang suatu hal,mereka akan jawab santai tanpa pikir panjang,lain dengan orang pintar yang membeberkan asumsinya panjang lebar sangat logis.
Orang pintar selalu mendapatkan apresiasi yang lebih khusus nya ketika dia berada di bangku sekolah,SD,SMP,SMA.mereka selalu jadi andalan guru-guru,lihatlah pada kebanyakan pelajaran eksata siswa yang pintar akan lebih sering di ajak komunikasi oleh gurunya sedang anak yang bodoh lebih memilih tidur bertopang dagu diatas meja.tapi di lain sisi,orang bodoh lebih pintar beradaptasi dan bergaul mereka punya banyak teman di mana-mana,mereka lebih aktif diluar lingkungan sekolah sedangkan rata-rata orang pintar bergaul dalam lingkungan yg sama dan monoton dlm bersosialisasi.
Tidak heran jika orang pintar itu sukses,teman-teman nya pun akan berpikir hal yang sama ketika  10 atau 20 tahun  mereka kembali dalam sebuah acara reuni sekolahnya.tapi reaksi berbeda terjadi ketika orang bodoh yang sukses.berbagai reaksi akan muncul dari mulai kaget,kagum dan bingung.”kena bisa?”
Saya tidak berusaha mengagungkan orang-orang bodoh,toh sebenarnya tidak ada orang yang ingin dirinya bodoh ataupun di anggap bodoh oleh orang lain.bodoh hanya sebuah persepsi.karena kebanyakan kita menganggap bahwa orang dikatakan pintar jika nilai akademiknya tinggi,selalu juara kelas,dan asumsi kebanyakan orang,anak yang suka pelajaran fisika,matematika,kimia adalah orang pintar.padahal untuk melihat pintar atau tidaknya seseorang tidak bisa hanya dilihat dari satu indikator saja.bagaimana jika anak itu suka olah raga,berbahasa,berorganisasi,bersosialisasi,berkebun,berbisnis .apakah mereka tidak layak disebut pintar hanya karena akademik mereka kurang.itu sangat tidak adil,karena sebenarnya mereka mencintai dan ahli dalam bidang tersebut,tapi orang-orang mengganggap mereka bodoh karena tidak pandai dalam segi akademik.
Ingatkah kita dengan teori multiple intelligience,menurut garner manusia mempunyai otak yang luar biasa,karena otak yang luar biasa itulah manusia mempunyai kecerdasan,dan kecerdasan setiap orang berbeda-beda,diantaranya kecerdasan berbahasa,logik matematik,spasial,musik,interpersonal,intrapersonal,kinestetik,naturalis.Bukankah begitu banyak jenis kecerdasan,tapi kita melulu menjustifikasi orang pintar hanya dari segi akademiknya(kecerdasan logi matematik).jadi berhentilah menggap orang lain bodoh,karena bisa jadi mereka cerdas dalam bidang yang lain.
Makanya jangan heran kenpa ada orang “bodoh”tapi dia bisa sukses.pernah nonton film thailand TOP SECRET BILLIONARE,film adaptasi dari kisah nyata perjuangan seorang milliyarder muda pemilik perusahan makanan rumput laut Tou Key Noi,sedari muda ia sangat suka berbisnis apapun ia lakukan agar dapat uang tambahan,akan tetapi kegemaranya berbisnis membuatnya tertingal dalam segi pelajaran dan dia dianggap bodoh oleh teman-temanya,bahkan ia dimarahi orang tuanya karena tidak lulus masuk ke PTN tidak seperti saudaranya yang lain,ia juga drop out dari kampus karena sibuk dengan bisnis yang ia rintis,beberapa kali gagal,dapat cemoohan dan ditingalkan oleh kedua orang tua,ia bangkit dan karena intuisi interpenur yang di milikinya ia bisa seperti sekarang,sukses di usia yang sangat muda.lihat juga Tiger Woods pegolf terbaik sepanjang masa ini,menemukan jati dan kecintaanya di bidang olahraga,ada juga bill gaets,steve jobs dan tom hanks.mereka orang-orang hebat dari berbagai bidang,sama-sama tidak bisa menyelesaikan sekolahnya dan dihujat orang-orang,kini dunia mencatat nama mereka sebagai orang jenius di dunia.
Pada dasarnya,semua manusia sama.tidak ada yang pintar dan juga tidak ada yang bodoh.keduanya lahir dari persepsi buatan manusia.karena sebenarnya Tuhan membekali manusia dengan keahlian yang berbeda-beda maka semua orang pasti cerdas,cerdas pada masing-masing bidangnya.sehingga orang pintar dan orang”bodoh”punya hak sama untuk di hargai,diapresiasi dan menjadi orang yang sukses.asalkan mau berusaha,rajin dan menyadari potensi diri sendiri,sehingga ketika ia telah tau apa yang menjadi Passion nya maka ia bisa menggali dan mengembangkan kemampuanya tersebut.meskipun saya bilang tidak ada orang bodoh dan pinter di dunia ini,lantas itu menjadi alasan untuk bermalas malasan,tidak demikian.jadilah orang “bodoh”yang cerdas dan orang pintar yang cerdas.karena itulah yang membedakan mereka dengan orang yang belum tau apa potensi kecerdasanya sehingga mereka selalu bermalas-malasan.





Saturday, 31 May 2014

,

Suatu ketika seorang pengusaha sedang memotong
rambutnya pada tukang cukur yang berdomisili tak jauh
dari kantornya, mereka melihat ada seorang anak
berusia 10 tahunan berlari-lari dan melompat-lompat di
depan mereka.
Tukang cukur berkata, “Itu Benu, dia anak paling bodoh
yang pernah saya kenal”
“Masak, apa iya?” jawab pengusaha
Lalu tukang cukur memanggil si Benu, ia lalu merogoh
kantongnya dan mengeluarkan lembaran uang Rp.2.000
dan koin Rp.1.000, lalu menyuruh Benu memilih, “Benu,
kamu boleh pilih & ambil salah satu uang ini, terserah
kamu mau pilih yang mana, ayo ambil!”
Benu melihat ke tangan Tukang cukur dimana ada uang
Rp.2.000 dan Rp.1.000, lalu dengan cepat tangannya
bergerak mengambil uang Rp.1.000.
Tukang cukur dengan perasaan bangga lalu melirik dan
berbalik kepada sang pengusaha dan berkata, “Benar
kan yang saya katakan tadi, Benu itu memang anak
terbodoh yang pernah saya temui. Sudah tak terhitung
berapa kali saya ngetes dia seperti itu tadi dan dia selalu
mengambil uang logam yang nilainya lebih kecil.”
Setelah sang pengusaha selesai memotong rambutnya,
di tengah perjalanan pulang dia bertemu dengan Benu.
Karena merasa penasaran dengan apa yang dia lihat
sebelumnya, dia pun memanggil Benu dan bertanya,
“Benu, tadi saya melihat sewaktu tukang cukur
menawarkan uang lembaran Rp.2.000 dan Rp.1.000,
saya lihat kok yang kamu ambil uang yang Rp.1.000,
kenapa tak ambil yang Rp.2.000, nilainya kan lebih besar
2 kali lipat dari yang Rp.1.000?”
Benu pun tertawa kecil berkata, “Saya tidak akan dapat
lagi Rp.1.000 setiap hari, karena tukang cukur itu selalu
penasaran kenapa saya ambil yang seribu. Kalau
saya ambil yang Rp.2.000, berarti permainannya selesai
dan kapan lagi saya dapat uang jajan gratis setiap hari…”

Catatan : Banyak orang yang merasa lebih pintar
dibandingkan orang lain, sehingga mereka sering
menganggap remeh orang lain.*Ukuran kepintaran
seseorang hanya ALLAH yang mengetahuinya. Alangkah
bijaksananya kita jika tidak menganggap diri sendiri lebih
pintar dari orang lain.
Di atas langit masih ada langit
yang lain.